PERTOLONGAN ALLAH SELALU ADA KEPADA HAMBANYA YANG TAAT

HIKMAH Ekpedisi Al Khabath (daun)

Suatu Ketika…Rosulullah memerintahkan Abu Ubaidah bin Jarrah untuk mencegat kafilah dagang. Abu Ubaidah ini adalah salah satu dari 10 Sahabat yang dijamin surga oleh Allah SWT.

Lalu beliau pun dengan 300 pasukan berangkat dengan penuh ketaatan. Namun di tengah perjalanan, bekal yang mereka bawa basi.

Hanya berbekal ketaatan kepada Rasulullah SAW,  mereka melanjutkan perjalanan. Karena hanya bekal kurma yang tersisa, akhirnya setiap orang hanya mendapatkan 1 kurma setiap hari selama beberapa hari. Bisa Kita Bayangkan bagaimana Kondisi Abu Ubaidah dan kaum muslimin saat itu. Mereka berjalan di padang pasir, hanya makan 1 kurma 1 hari.

Andaikan itu kita…Mungkin kita menyerah dan kembali !

Tak Lama Kemudian Kurma pun habis. Akhirnya mereka makan dedaunan yang mereka dapat selama dalam perjalanan. Sampai bibir mereka pecah-pecah. Itulah kenapa perjalanan ini disebut Ekpedisi Al Khabath (Al Khabath artinya daun).

Di padang pasir tanah arab tentu saja tidak semua tepat bisa ditemukan dedaunan. Akhirnya Abu Ubaidah pun memerintahkan untuk menyembelih unta satu demi satu. Unta pun tidak mungkin disembelih sampai habis karena unta tersebut juga dibutuhkan sebagai alat pegangkutan perbekalan. Sampai saatnya, mereka pun kehabisan bekal.

Namun… Allah Maha Pemurah dan Maha Pemberi Rezeki…! Ketika rombongan Abu Udbaidah sampai dipinggir Laut Merah, Allah mengirim makanan kepada mereka berupa seekor ikan paus sebesar bukit yang terdampar di pantai. Akhirnya mereka pun berlimpah makanan.

Singkat Kata…setelah beberapa lama tidak menemukan kabilah yang dicari, akhirnya Abu Ubaidah bin Jarrah pun memutuskan untuk kembali pulang. Sesampai di Madinah Abu Ubaidah melapor kepada Nabi.

Apa kata Nabi ? “Makanlah makanan yang halal untukmu. Dan mana daging ikan paus itu apabila engkau membawanya bersamamu ?” Nabi pun makan dengan lahab daging ikan paus itu.”

Jadi, kita bisa mengambil hikmah dari kisah ini bahwa Allah lah yang memberi rejeki. Allah Maha Pemberi Rejeki. Allah memberi rejeki dari arah yang tak disangka-sangka dengan didatangkannya ikan paus tadi.”

Ibrah yang bisa kita ambil dari kisah Abu Ubaidah ini, Yang Pertama,  betapa Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabatnya untuk selalu dalam Ketaatan kepada Allah dan Rasulnya. Dalam kondisi apapun dan bagaimanapun jangan pernah berpaling dariNYA.

Yang Kedua, Dalam kondisi kehidupan susah, usaha dan bisnis belum berhasil,ingin punya anak belum dikaruniai momongan. Dll. Maka ikhtiar dimaksimalkan seperti halnya Abu Ubaidah yang melaksanakan Mission imposible, insyaAllah akan ada khabar gembira di akhir perjalanan Anda.

Tak tunggu komentar keberhasilanmu….Pokok semuanya diniatkan Ibadah Kepada Allah SWT yaa ! Bukan berarti aku sudah berhasil, tapi ini sebagai penyemangat….bahwa perjuangan harus sampai mentok…agar pertolongan Allah akan segera datang disaat yang tepat…

Amin Yaa Robbal Alamiin…..

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *